Kamis, 07 Juli 2011

Masturbasi (onani)


  1. Masturbasi (perancapan, onani) ialah upaya mencapai suatu keadaan ereksi organ-organ kelamin dan perolehan orgasme lewat perangsangan manual dengan tangan, atau perangsangan mekanis.
  2. onani atau masturbasi merupakan aktifitas penodaan diri atau “zelfbevekking” merupakan penyalahgunaan seksual dalam bentuk merangsang alat kelaminnya sendiri secara manual (dengan tangan), secara dengan jari-jari atau cara lainnya.

Gejala onani pada masa anak-anak dan orang dewasa adala gejala yang abnormal, namun gejala onani pada usia pubertas dan adolensens, banyak sekali terjadi. Hal ini disebabkan oleh kematangan seksual yang memuncak, yang tidak mendapatkan penyaluran yang wajar; lalu ditambah dengan rangsangan-rangsangan ekstern (berupa buku-buku prono, filmbiru, meniru kawan, dan lain-lain)
       Presentasi total dari anak puber dan adoneles yang melakukan onani sangat tinggi; diperkirakan antara 70%-90%. Sehingga gejala onani pada usia puber dan adolesens merupakan gejala yang umum, merupakan perkembangan yang normal, dan banyak terjadi.sbab onani merupakan jalan pemuasan terhadap kebutuhan seksual yang alami. Yaitu kebutuhan alami/kodrat. Yang beralaskan pertimbangan psikologis – biologis – soial – moril- tidak bisa dipuaska secara wajar, terkecuali dengan onani. Karena itu, onani dianggap sebagai ventil-darurat yang diberikan oleh ALAM pada anak-anak remaja untuk mengurangi atau menghilangkan ketegangan biologis.
      Onani dikalangan anak gadis tidak begitu banyak jumlahnya dibandingkan dengan pada anak laki-laki, sebab, dorongan sekssual anak-anak gadis biasanya bisa lebih mudah disalurkan secara psikis, dalam bentuk: fantasi, kegelisahannya konflik batin, mimpi dan mimpi siang.
      Namun peringatannya ketika onani pada anak remaja sudah pada tahap terlalu eksesif berlebihan banyaknnya. Serta ditimbuni konflik-konflik-konflik psikis dan kronis, pasti akan menjadi kompleks yang patologis sifatnya, dan gangguan psikis yang serius , yang sumbernya bersarang dalam ketidak sadaran, menimbulkan sifat seperti ketagihan,  serta menjadikan daya tahan psikisnya menjadi  makin lemah.
       
Mastrubasi pada masa anak-anak dan dewasa merupakan gejala yang tidak normal karena (abnormal). Sebab bisa dianggap sebagai:
  1. gejala kematangan seksual yang terlalu dini.
  2. Gejala seksual yang terlambat pada usia dewasa.
  3. Juga bisa dianggap sebagai gangguan neurotis dari perkembangan emosiaonalnya.

Ingin tahu lebih lengkapnya lihat buku PSIKOLOGI ABNORMAL DAN ABNORMALITAS SEKSUAL karya DR. Kartini Kartono penerbit mandar maju,  halaman







Tidak ada komentar:

Posting Komentar

adsense link 728px X 15px